Cuaca Ekstrem, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Akses Tukad Cengceng

 

Gianyar – Sukawati, Kamis (22/1/2026) Sebagai wujud kepedulian aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana alam, Babinsa Desa Celuk Koramil 1616-05/Sukawati Sertu I Komang Kamaryana bersama Bhabinkamtibmas Desa Celuk Aipda I Made Diata melaksanakan kegiatan membantu dan mendampingi BPBD Kabupaten Gianyar dalam penanganan bencana alam berupa pohon tumbang akibat cuaca angin kencang.

 

Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi di wilayah Tukad Cengceng, Desa Adat Cemenggaon, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pohon berukuran cukup besar tumbang dan menutupi akses jalan menuju kali/tukad Cengceng yang selama ini sering digunakan oleh masyarakat sekitar untuk berbagai keperluan, baik aktivitas pribadi maupun kegiatan keagamaan.

 

Adapun akses jalan tersebut memiliki peranan penting bagi warga, khususnya sebagai jalur menuju lokasi pengambilan air suci (Tirta) yang digunakan dalam pelaksanaan upacara adat dan keagamaan, seperti Nunas Tirta Toye Penembak yang diperlukan dalam rangkaian upacara pengabenan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan petugas BPBD Kabupaten Gianyar bahu-membahu melakukan pembersihan batang dan ranting pohon yang menghalangi jalan, sekaligus memastikan keamanan lokasi agar tidak membahayakan warga yang melintas. Kehadiran aparat kewilayahan di lokasi juga bertujuan untuk memberikan rasa aman serta mempercepat proses penanganan sehingga akses jalan dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat.

 

Sertu I Komang Kamaryana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian TNI bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta segera melaporkan kepada aparat desa apabila ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan.

 

Dengan sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, dan masyarakat, penanganan pohon tumbang dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan adat dan keagamaan, dapat kembali berjalan normal.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama