Gianyar – Tampaksiring, Jumat
(27/2/2026) Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi
bencana terus dilakukan melalui edukasi dan pemetaan risiko yang terarah.
Babinsa Desa Pejeng Kelod Koramil 1616-03/Tampaksiring, Kopda Wayan Sumantra,
bersama Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kelod Aiptu I Wayan Umantara menghadiri
kegiatan Pelatihan Lokakarya Verifikasi Peta Risiko Bencana dan Asesmen
Eksploitasi Desa Pejeng Kelod yang digelar di Kantor Desa Pejeng Kelod,
Kecamatan Tampaksiring.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber
dari Yayasan IDEP Bali Mandala ini bertujuan untuk memverifikasi peta risiko
bencana desa serta mengidentifikasi potensi kerentanan lingkungan akibat
aktivitas eksploitasi sumber daya. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali
pemahaman tentang langkah mitigasi, perencanaan tanggap darurat, serta strategi
pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan guna meminimalkan dampak bencana di
wilayah Desa Pejeng Kelod.
Babinsa Kopda Wayan Sumantra
menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan tersebut
merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran dan
kesiapsiagaan masyarakat. Dengan pemetaan risiko yang akurat, diharapkan desa
mampu mengambil langkah preventif, mengurangi potensi kerugian, serta melindungi
keselamatan warga.
Kegiatan ini turut dihadiri Perbekel
Desa Pejeng Kelod Dewa Made Astawa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sanding,
tim relawan Desa Tangguh Bencana, para kelian dinas, serta perangkat desa.
Partisipasi berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun
desa yang tangguh, aman, dan berdaya menghadapi berbagai ancaman bencana.
Melalui sosialisasi dan lokakarya ini,
diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan
lingkungan, menghindari eksploitasi berlebihan, serta memperkuat budaya gotong
royong dalam upaya mitigasi bencana demi keberlanjutan dan keselamatan wilayah
Desa Pejeng Kelod.
(Pendim 1616/Gianyar)

Posting Komentar