Dari Kentongan ke Pemadam: Kolaborasi Warga dan Babinsa Hentikan Kebakaran dalam Hitungan Menit

 


Gianyar – Sukawati, Jumat (27/2/2026) — Kepanikan warga Banjar Belaluan, Desa Singapadu Tengah, pecah menjelang siang saat kobaran api tiba-tiba melahap sebuah warung milik Ni Made Wilis (80). Di tengah situasi darurat tersebut, kehadiran aparat kewilayahan menjadi penentu cepatnya penanganan, saat Babinsa Koramil 1616-05/Sukawati Kopka Nyoman Budiarta bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Ida Bagus Dwija sigap turun langsung membantu warga memadamkan api.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.50 WITA. Dua saksi, I Kadek Artamahasta (14) dan Wayan Tuyasa (49), mendengar suara mencurigakan sebelum melihat api mulai membesar dari dalam warung yang menjual sembako, gas elpiji, serta perlengkapan upacara tersebut. Dalam kondisi panik, warga berteriak meminta pertolongan dan memukul kentongan sebagai tanda bahaya, sehingga masyarakat sekitar segera berdatangan membantu menyelamatkan barang yang masih bisa diselamatkan.

Warga bersama aparat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, menggunakan ember dan sumber air di sekitar lokasi. Api yang berada di dekat garasi mobil Avanza sempat menimbulkan kekhawatiran akan merembet lebih luas. Menanggapi laporan warga, petugas pemadam kebakaran, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi. Sekitar pukul 12.10 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan langsung melakukan penanganan intensif. Berkat kerja cepat dan koordinasi di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.15 WITA.

Dari keterangan warga, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kabel colokan yang menimbulkan percikan api dan merembet ke barang dagangan di dalam warung. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp30.000.000.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam situasi darurat ini menjadi wujud nyata kepedulian aparat kewilayahan terhadap keselamatan warga. Selain membantu pemadaman, keduanya juga memastikan situasi tetap kondusif serta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman.

(Pendim 1616/Gianyar)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama