Gianyar – Lebih, Selasa (24/2/2026) Hujan yang turun tanpa henti selama beberapa hari terakhir memicu
terjadinya bencana tanah longsor di Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih,
Kecamatan Gianyar. Peristiwa tersebut mengakibatkan dapur milik warga jebol dengan
ukuran kerusakan sekitar 5 x 3 meter. Menyikapi kejadian tersebut, Babinsa Desa
Lebih Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Wayan Suama bersama Bhabinkamtibmas Desa
Lebih Aiptu I Made Sudiarta dan Kelian Dinas Banjar Lebih Duur Kaja segera
mendatangi lokasi guna memastikan kondisi warga serta melakukan langkah
penanganan awal.
Setibanya di lokasi, Babinsa langsung berkoordinasi dengan
aparat desa dan warga setempat untuk mengamankan area sekitar longsoran yang
berada di tepi tebing dengan kedalaman sekitar 12 meter. Kehadiran Babinsa
tidak hanya membantu proses evakuasi dan pembongkaran bagian bangunan yang
berpotensi membahayakan, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada pemilik
rumah, Made Suk (55), seorang petani yang terdampak kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, longsor terjadi sekitar pukul
08.00 WITA saat ipar pemilik rumah sedang memasak di dapur dan tiba-tiba
terdengar suara gemuruh sebelum bangunan dapur ambruk. Beruntung saat kejadian
pemilik rumah sedang keluar membeli bahan masakan, sehingga tidak ada korban
jiwa. Kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp60.000.000.
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan aparat desa turut
membantu warga membongkar sisa bangunan dapur untuk mengurangi beban tanah yang
masih labil. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong, termasuk
melibatkan empat pekerja bangunan yang kebetulan berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, Pemerintah Desa Lebih telah melaporkan kejadian tersebut kepada
BPBD Kabupaten Gianyar. Tim BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WITA untuk
melakukan pendataan, dokumentasi, dan kajian lanjutan terkait penanganan serta
kemungkinan bantuan perbaikan melalui instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengimbau warga
sekitar agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi
tanah masih labil akibat curah hujan tinggi. Ia menegaskan bahwa aparat
kewilayahan akan terus memantau situasi serta berkoordinasi dengan instansi
terkait guna memastikan keamanan lingkungan.
Dengan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, warga merasa
lebih tenang dan yakin bahwa situasi telah tertangani dengan baik. Peran aktif
aparat kewilayahan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu
masyarakat menghadapi bencana serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Pendim 1616/Gianyar)

Posting Komentar