Gianyar - Tampaksiring, Minggu (1/3/2026) Di tengah semangat
pelestarian adat dan penguatan kelembagaan desa, Upacara Pamikukuh miwah
Pajaya–Jayan Prajuru Desa Adat Jro Kuta Pejeng periode 2026–2031 berlangsung
khidmat di Wantilan Pura Nataran Sasih. Kegiatan ini menjadi tonggak penting
dalam melanjutkan estafet kepemimpinan adat demi menjaga keharmonisan kehidupan
krama desa.
Babinsa Desa Pejeng Koramil 1616-03/Tampaksiring, Serka I
Wayan Riasa, turut mendampingi Danramil 1616-03/Tampaksiring menghadiri
sekaligus memonitor jalannya upacara. Kehadiran aparat kewilayahan tidak hanya
sebagai bentuk dukungan keamanan, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap
keberlangsungan adat dan budaya Bali yang menjadi identitas masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Camat Tampaksiring, Kapolsek
Tampaksiring, Bendesa Madya MDA Kabupaten Gianyar, Bendesa Alit MDA Kecamatan
Tampaksiring, Bendesa Adat Jro Kuta Pejeng, Perbekel Desa Pejeng, serta para
prajuru adat dan tokoh masyarakat. Partisipasi berbagai unsur ini menunjukkan
soliditas antara pemerintah, aparat, dan lembaga adat dalam menjaga tatanan
sosial yang harmonis.
Dalam prosesi pengukuhan, Cok Gede Putra Pemayun, S.H.
dikukuhkan sebagai Bendesa Adat Jro Kuta Pejeng, didampingi jajaran prajuru
adat yang siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan
kepengurusan baru mampu memperkuat persatuan krama, meningkatkan pelayanan
adat, serta menjaga kelestarian tradisi di tengah arus modernisasi.
Melalui kehadiran Babinsa, TNI terus menunjukkan komitmennya
dalam mendukung kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan. Pendekatan yang
humanis dan penuh kebersamaan diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI
dengan rakyat, sekaligus menjaga stabilitas wilayah agar tetap aman, tertib,
dan kondusif.
(Pendim 1616/Gianyar)

Posting Komentar