Gianyar – Payangan, Rabu (20/5/2026) Upaya menciptakan
generasi sehat dan bebas stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan
sinergi kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan hingga
kader di tingkat banjar agar program pemenuhan gizi benar-benar menyentuh
masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pendampingan
program gizi yang dilaksanakan di Kecamatan Payangan.
Bertempat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Payangan, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Babinsa Desa Melinggih Koramil
1616-07/Payangan Koptu Made Aspirawan melaksanakan pendampingan kegiatan
kunjungan BKKBN sebagai leading sector bidang gizi di Kecamatan Payangan ke
dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Melinggih.
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka memastikan
pemberian manfaat program 3B yakni bagi ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui)
dan balita agar berjalan optimal serta tepat sasaran. Dalam kegiatan itu juga
ditekankan kepada seluruh kader agar memberikan dukungan penuh terhadap program
pemerintah tersebut sehingga proses penyaluran manfaat sesuai dengan data dan
kebutuhan masyarakat di masing-masing banjar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kader BKKBN dan BLKB
Desa Melinggih Ni Putu Sawitri, perwakilan Yayasan Abadi Mandiri Pangan Cokor
Da Hema Putra Nidihia, Kepala SPPG Desa Melinggih 1 dan 2 yakni Zelang Pasa,
S.Si. serta Ni Kadek Windy Asri, S.Tr.Gz., staf SPPG Desa Melinggih dan kader
TPK dari masing-masing banjar.
Dengan sinergi antara pemerintah, kader kesehatan dan aparat
kewilayahan, diharapkan program pemenuhan gizi dapat berjalan maksimal serta
mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat menuju generasi yang sehat,
kuat dan berkualitas.
(Pendim 1616/Gianyar)

Posting Komentar