Gianyar – Blahbatuh, Kamis (26/2/2026) Curah hujan
berkepanjangan yang melanda wilayah Gianyar kembali memicu bencana alam berupa
tanah longsor dan pohon tumbang. Respon cepat pun ditunjukkan aparat
kewilayahan, saat Babinsa Desa Pering Koramil 1616-04/Blahbatuh Serka I Wayan
Sumerta bersama Bhabinkamtibmas Desa Pering Aiptu I Made Sukartana dan Tim
Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gianyar bergerak melakukan penanganan di
akses jalan Perumahan Pering River, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (24/2/2026) sekitar
pukul 04.00 WITA, diawali hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan
tebing setinggi kurang lebih 8 meter longsor dengan volume sekitar 6 kubik
tanah. Selain itu, sebuah pohon kelapa berdiameter 40 cm dan tinggi sekitar 10
meter milik warga I Wayan Balik (60), petani asal Banjar Patolan, turut tumbang
dan menutup sebagian akses jalan menuju perumahan.
Akibat kejadian tersebut, akses jalan Perumahan Pering River
sempat tertutup material tanah dan batang pohon, sehingga mengganggu mobilitas
warga. Beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam
peristiwa ini.
Sebagai langkah tanggap darurat, Babinsa bersama
Bhabinkamtibmas dan TRC BPBD Kabupaten Gianyar segera melakukan pemotongan pohon
tumbang menggunakan mesin senso serta pembersihan material longsoran dengan
bantuan kendaraan loader. Kegiatan penanganan yang melibatkan tujuh personel
TRC BPBD, aparat wilayah, dan perangkat lingkungan setempat ini berlangsung
sekitar empat jam hingga seluruh material berhasil disingkirkan.
Berkat kerja sama yang sigap dan terkoordinasi, akses jalan
kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda
empat. Babinsa Serka I Wayan Sumerta mengimbau warga agar tetap waspada terhadap
potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah masih labil akibat curah hujan
tinggi.
Kehadiran Babinsa dalam penanganan bencana ini merupakan
wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam membantu
masyarakat serta memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas warga di
wilayah binaan.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Posting Komentar