Gianyar – Sukawati, Selasa (2/6/2026), Desa Batuan kembali
menunjukkan eksistensinya sebagai desa yang terbuka terhadap kolaborasi dan
pengembangan sumber daya masyarakat. Bertempat di Puspa Aman Desa Batuan,
digelar kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang diselenggarakan oleh
FISIP Universitas Warmadewa bekerja sama dengan University of Zagreb, Kroasia.
Di tengah berlangsungnya kegiatan yang mempertemukan
akademisi internasional, pemerintah desa, dan masyarakat tersebut, Babinsa Desa
Batuan Koramil 1616-05/Sukawati Sertu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Desa
Batuan Aiptu Ketut Darmayasa hadir melaksanakan pemantauan dan pendampingan
guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perbekel Desa Batuan Ari Anggara,
Ketua BPD, perwakilan LPM Desa Batuan, dosen University of Zagreb Prof. Robert
Mikac, Ph.D., jajaran akademisi Universitas Warmadewa, alumni University of
Zagreb, serta mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam program pengabdian
kepada masyarakat.
Rangkaian acara berlangsung penuh makna, diawali dengan
pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari panitia pelaksana serta
Perbekel Desa Batuan. Momentum kerja sama internasional tersebut semakin
berkesan dengan penyerahan plakat sebagai simbol sinergi antara dunia
pendidikan dan masyarakat, sebelum kemudian memasuki sesi pembekalan dan diskusi
yang berlangsung dinamis.
Suasana semakin hidup ketika para peserta terlibat dalam
dialog interaktif bersama para narasumber. Berbagai gagasan, pengalaman, dan
pandangan mengenai pembangunan masyarakat, tata kelola publik, serta penguatan
peran desa di era global menjadi topik yang mendapat perhatian besar dari
peserta yang hadir.
Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran
ilmu pengetahuan, tetapi juga sarana memperkuat kemitraan antara masyarakat,
pemerintah desa, dan dunia akademik. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk
dukungan terhadap setiap upaya yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya
manusia dan mendorong kemajuan desa melalui kolaborasi lintas sektor, bahkan
lintas negara.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini,
Desa Batuan tidak hanya menjadi tuan rumah sebuah kegiatan akademik, tetapi
juga menjadi ruang pertemuan ide, pengalaman, dan inovasi yang diharapkan mampu
memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang lebih maju,
mandiri, dan berdaya saing.
(Pendim 1616/Gianyar)

Posting Komentar