Gianyar –
Tegallalang, Minggu (24/5/2026), Di tengah kesejukan alam Desa Taro, semangat
merawat bumi dan menjaga kesucian alam diwujudkan melalui aksi nyata penanaman
pohon yadnya dan pohon perindang di area Pura Puseh dan Pura Desa Banjar
Puakan. Kegiatan yang sarat nilai spiritual dan kepedulian lingkungan tersebut
turut dihadiri Babinsa Desa Taro Koramil 1616-06/Tegallalang Kopda I Gede
Berana Yasa bersama Bhabinkamtibmas Desa Taro Bripka I Made Wartu.
Mengusung tema
“Aci Pertiwi” yang bermakna merawat alam dengan penuh cinta kasih, kegiatan ini
menjadi bagian dari program kerja Aliansi Pemuda Hindu Bali Kabupaten Gianyar
dalam rangka memperingati Hari Tumpek Wariga sekaligus mendukung upaya
pemerintah menciptakan ruang terbuka hijau di wilayah Kabupaten Gianyar.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan registrasi peserta undangan dan sembahyang bersama
sebagai bentuk rasa syukur serta permohonan keselamatan sebelum pelaksanaan
penanaman pohon. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, sambutan
Ketua HPHB Gianyar, Bendesa Adat Puakan serta sambutan Asisten Pemerintahan dan
Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar Dr. I Ketut Mudana, S.H., M.B.A sebelum
dilaksanakan penanaman pohon secara simbolis dan sesi foto bersama.
Peran aktif
Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan aparat
kewilayahan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai
adat, budaya serta spiritual masyarakat Bali. Selain itu, kegiatan ini juga
menjadi momentum menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjaga keseimbangan
alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten
Gianyar, Ketua PHDI Kabupaten Gianyar, Ketua Kemenag Kabupaten Gianyar, Ketua
FKUB Kabupaten Gianyar, Ketua MDA Kabupaten Gianyar, Babinsa dan
Bhabinkamtibmas Desa Taro, Ketua DPD KNPI Provinsi Bali, prajuru Desa Adat
Puakan, Ketua Yayasan Gumanti Alam Rahayu, Ketua STT Wana Lestari serta para
pelajar SMP dan SMA/SMK di lingkungan Kecamatan Tegallalang dan Kabupaten
Gianyar.
Dengan kegiatan
penanaman pohon yadnya dan pohon perindang ini diharapkan tercipta lingkungan
yang asri, hijau dan harmonis selaras dengan filosofi Tri Hita Karana yang
menjadi pedoman kehidupan masyarakat Bali.
(Pendim
1616/Gianyar)

Posting Komentar